Christomario's Blog

November 9, 2009

Paham Neoliberalisme

Filed under: Tugas — Tag: — christomario @ 10:02 am

Neoliberalisme adalah suatu perwujudan baru dari paham liberalisme yang saat ini telah menguasai sistem perekonomian dunia. Paham ini merupakan suatu sistem ekonomi yang sama dengan kapitalisme, di mana kebebasan individu lebih diutamakan dan tanpa campur tangan dari pemerintah. Yang menjadi penentu utama dalam kegiatan ekonomi adalah mekanisme pasar, bukan pemerintah.

Paham Neoliberalisme bertujuan mengembalikan kepercayaan pada kekuasaan pasar atau perdagangan bebas, dengan mengacu pada kebebasan semata. Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu kepada penjualan produk antar negara tanpa pajak ekspor-impor atau hambatan perdagangan lainnya.

Neoliberalisme juga dikenal sebagai paham ekonomi neoliberal yang mengacu pada filosofi ekonomi-politik yang mengurangi atau menolak campur tangan pemerintah dalam ekonomi domestik. Paham ini memfokuskan pada metode pasar bebas, yang membatasi pelaku bisnis dan hak-hak milik pribadi.

Jejak ekonomi Neoliberalisme di Indonesia dapat ditelusuri ketika Indonesia mulai memasuki era Pemerintahan Orde Baru. Pada awal tahun 1970-an, atas kerja sama dengan Bank Dunia, Dana Moneter Internasional (IMF), dan Bank Pembangunan Asia (ADB) dibentuk konsorsium Inter-Government Group on Indonesia (IGGI) yang terdiri dari sejumlah negara industri maju untuk membiayai pembangunan di Indonesia. Saat itulah Indonesia dianggap telah menggeser sistem ekonominya dari Sosialisme ke arah semi        Kapitalisme.

Dan puncaknya saat memasuki era reformasi, ternyata kebijakan perekonomian Indonesia semakin liberal. Dengan mengikuti garis-garis yang telah ditentukan oleh IMF Indonesia benar-benar telah menuju liberalisasi ekonomi. Hal itu, dapat dilihat dari beberapa        indikator   utama,yaitu:

1. Dihapusnya berbagai subsidi Pemerintah secara bertahap dan diserahkannya harga barang-barang strategis ke mekanisme pasar.
2. Nilai kurs rupiah mengambang secara bebas (floating rate) sesuai dengan kesepakatan dengan pihak IMF, artinya harus dikembalikan kepada mekanisme   pasar.

3. Privatisasi BUMN, yaitu dengan menjualnya kepada pihak swasta,baik swasta nasional maupun asing.

4. Peran serta Pemerintah Indonesia dalam WTO dan GATT yang semakin memperjelas komitmen Indonesia untuk masuk dalam ‘kubangan’ liberalisasi ekonomi dunia atau Kapitalisme global.

Neoliberalisme membawa beberapa dampak bagi perekonomian di Indonesia diantaranya seperti: sektor kepemilikan umum yang dikuasai oleh pihak swasta, bobroknya lembaga keuangan dan masuknya Indonesia ke dalam jerat utang (debt trap), serta munculnya        kesenjangan       ekonomi dalam    masyarakat.
Pada era sekarang ini, keadaannya telah mengalami banyak perubahan ke arah yang lebih mengkhawatirkan. Fenomena yang paling mencolok adalah terjadinya kekuasaan menjadi kekuatan pengumpul    modal.
Dilihat dari beberapa fakta di atas dapat disimpulkan bahwa akibat diterapkannya ekonomi Neoliberalisme di Indonesia semakin kuat dan perlu diperbaiki sesegera mungkin. (Christopher_2eb01)

Tinggalkan sebuah Komentar »

Belum ada komentar.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Blog di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: